
Ketika cahaya sedikit, akan muncul beberapa tingkatan bayangan:
Pada area yang sangat minim cahaya, detail objek cenderung "hilang" atau menyatu dengan kegelapan. Fokus arsiran di sini bukan lagi pada detail bentuk kecil, melainkan pada untuk memberikan kesan kedalaman (dimensi). Jika cahaya sedikit, maka arsiran harus dibuat pekat
Inti dari teknik ini adalah kontras . Jika cahaya sedikit, maka arsiran harus dibuat pekat dan gelap untuk menciptakan dimensi visual yang realistis, sehingga mata penonton dapat membedakan mana bagian yang menonjol (terkena cahaya) dan mana bagian yang mencekung atau tertutup (bayangan). Semakin rapat garis yang dibuat
Bayangan yang jatuh pada permukaan lain di bawah atau di samping objek. Bayangan ini biasanya memiliki arsiran paling gelap dan tajam. 5. Penurunan Kontras Detail Jika cahaya sedikit
Jika cahaya sedikit, area tersebut masuk dalam kategori shadow (bayangan). Anda perlu menambah kerapatan garis (misalnya dengan teknik cross-hatching ) agar bidang tersebut terlihat lebih pekat. Semakin rapat garis yang dibuat, semakin sedikit permukaan kertas putih yang terlihat, sehingga tercipta kesan gelap yang dalam. 2. Penggunaan Tekanan Pensil yang Lebih Kuat